Tutup Buku, Buka Baru
New days to come, old days have been transformed, karena tahun 2008 telah resmi berstatus silam akibat sudah tergantikan oleh tahun baru 2009.
Gee, time’s really running out so fast!
Entah karena terlalu banyak hal yang aku pikirkan atau entah karena kebanyakan kegiatan, aku jadi merasa waktu ( including days, weeks, months, seconds, minutes, and hours) berlalu begitu saja tanpa permisi dan tanpa basa-basi.
Biasanya, di akhir taon, well, almost in every end of the year I always make a new year’s resolution plan. Memang, kebiasaan yang terlalu biasa, karena tidak aku saja di dunia ini yang melakukannya. Walaupun tiap orang memiliki cara yang beragam; ada yang menuliskannya besar-besar di selembar kertas yang kemudian akan dipasang dan dipajang dalam tembok kamar, ada pula yang mencantumkannya dalam organizer di agenda atau telpon seluler, dan ada pula yang melukiskan resolusi satu tahunnya sebagai grafis wallpaper dan memasangnya di desktop PC atau notebook tercinta, atau ada juga orang yang bisa mencamkannya dalam-dalam di hati saja, serta masih banyak lagi bentuk kreativitas insani dalam merangkum poin keinginan bagi hidup baru (dengan harapan akan member perubahan dalam hidup ke depan). Been there, done that! Hehehe….
Sementara itu, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini, sebelum membuat daftar suci untuk pijakan di tahun 2009, aku (entah untuk yang keberapa kalinya) kembali menatap that sacred list; resolusi tahun 2008 milik ku, yang sudah tidak sepadat berisi dan secompact resolusi di tahun-tahun sebelumnya (tanda pesimis atau makin realistis kah? Huehue). Hal yang agak langka aku lakukan, mereview jujur-jujur apa saja yang sudah terjadi di tahun 2008 ini (mungkin karena euphoria banyak tayangan kaleidoscope di TV yang banyak beredar akhir-akhir ini atau mungkin hanya karena keinginan pribadi untuk be a better person, aih!).
Lalu, beberapa hari sebelum aku berangkat berlibur ke luar kota, aku memutuskan untuk mengisolasi diri di kamar dengan sumpalan telinga berbunyi musik-musik bule bising keluaran si ipod kotak setia dan buku keramat itu. Yup, just the three of us! Aku pun membuka kembali chip memori di otak 512MB’ku untuk mereview and menghayati…
Rewind,
Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember, Desember.
2008…
12 bulan, +- 365 hari…
Ada yang datang & ada yang pergi…
Ada yang hilang & ada yang kembali…
From January till December,
Good times, bad times, so-so times, and great times.
Ups & downs
Smiles, laughs, angers, and tears.
Get some & lose some.
Been there, done that! I survive!
Fast forward, in summary, tahun 2008 seems look better than before. Most of my resolution plans of the year come true! Yippee! Bahkan ada yang di luar dugaan; out of my expectation (positively and negatively), tapi tetep yang bagus-bagus yang menang! Aih, senangnya! ^^
A chapter of mine is going to close, pretty soon.
It’s closing time.
But, hey, new life is waiting for me, because every new beginning comes from some of beginning ends.
Kini, aku bisa berlibur kembali dengan tenang, dengan PR besar ikut serta, yakni ‘constructing the new year’s 2009 resolution plan of mine’……….. zzzz…
The End.
**MANY GOOD WISHES. WISH US A MUCH BETTER AND HAPPIER NEW YEAR OF 2009**